Disbudparpora Cimahi Gelar Pameran Fotografi ASN, Angkat Sisi Humanis Pelayanan Publik
Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Dani Bastian, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperlihatkan sisi humanis, profesional, dan responsif ASN dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, pameran ini menjadi wadah pengembangan subsektor ekonomi kreatif fotografi sekaligus bentuk apresiasi terhadap ASN yang memiliki bakat dan dedikasi dalam pelayanan publik.
"Menurut Dani, rangkaian kegiatan telah disusun melalui sejumlah tahapan, mulai dari pendaftaran pada 14–30 September, pengumpulan karya pada 1–15 Oktober, hingga proses kurasi oleh dewan juri pada 16–17 Oktober. Selanjutnya, sebanyak 30 karya terbaik diumumkan pada 18 Oktober untuk ditampilkan dalam pameran," bebernya.
Menariknya, pameran tersebut diselenggarakan secara sederhana dengan memanfaatkan bingkai berbahan kayu bekas. Meski tanpa dukungan anggaran khusus atau dengan anggaran nol, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat para ASN untuk menghasilkan karya fotografi yang menarik dan bermakna.
"Proses penilaian karya melibatkan tiga juri profesional yang difasilitasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf), serta IES Studio Cimahi. Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan kreativitas, inovasi, komposisi visual, serta kemampuan foto dalam menggambarkan nilai kemanusiaan pada pelayanan kepada masyarakat," kata Dani.
Beragam foto yang dipamerkan mengangkat aktivitas pelayanan publik dari berbagai perangkat daerah. Mulai dari pelayanan di lapangan, kegiatan penjualan beras, hingga petugas Dinas Kesehatan yang memberikan suntikan kepada warga sakit dan pelayanan santun petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
"Dani menegaskan, tema Lens on Beauty tidak hanya berbicara tentang keindahan visual, tetapi juga bagaimana sebuah karya mampu menyampaikan nilai dan perasaan di balik pekerjaan ASN. Melalui fotografi, pelayanan publik diharapkan dapat dipandang bukan sekadar pelaksanaan prosedur, melainkan bentuk pengabdian yang mengedepankan empati dan kepedulian," tegasnya.
Dalam pameran tersebut, sejumlah kategori penghargaan disiapkan untuk mengapresiasi karya peserta. Kategori itu meliputi Best Composition untuk komposisi visual dan pencahayaan artistik, Best Human Interest bagi foto yang menggambarkan interaksi humanis dan empati, serta Best Visual Storytelling untuk karya yang mampu menyampaikan kisah pelayanan ASN secara kuat dan bermakna.
Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Cimahi, para kepala bidang, sekretaris dinas, serta ASN yang berpartisipasi dengan menampilkan karya fotografi mereka. Pameran berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi ruang untuk menunjukkan kreativitas ASN di luar tugas rutin pemerintahan.
"Melalui kegiatan ini, Disbudparpora Kota Cimahi berharap kreativitas dan potensi ASN di bidang fotografi dapat terus berkembang. Pameran tersebut juga menjadi upaya membangun citra birokrasi yang lebih humanis, inovatif, dan dekat dengan masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran tidak selalu menjadi penghalang untuk berkarya dan menghadirkan pelayanan publik yang mengedepankan hati nurani," tutup Dani. (Rustandi)






Posting Komentar